Olehnya itu, ia menegaskan bahwa pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun 2026, Fraksi PKB meminta penjelasan terkait skema pembangunan tahun 2026 sesuai pentahapan agenda prioritas pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam RPJMD 2025-2029.
“Itu ditujukan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik, infrastruktur dasar pada wilayah Bahim. Kemudahan dan keadilan dalam memperoleh energi serta optimalisasi jaminan perlindungan pekerja rentan,” ungkapnya.
Fraksi PKB, lanjutnya, mempertanyakan bagaimana Pemerintah Kota Ternate merumuskan keperpihakan anggaran infrastruktur dasar di BAHIM pada tahun 2026 di tengah pengurangan dana transfer pusat.
Selain itu, menurutnya, tantangan selanjutnya adalah bagaimana Pemerintah Kota Ternate memastikan keberlanjutan dan kesinambungan pembangunan dalam merealisasikan visi dan misi, serta merespon berbagai tantangan khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, infrastruktur, akses komunikasi, dan prioritas lainnya.
“Fraksi PKB berharap agar perencanaan kegiatan hendaknya disusun secara cermat, terukur, serta mengacu kepada program-program prioritas,” ucapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!