Genjot PAD, Pemprov Kumpul Pemda Se Malut Bersama Perusahaan Tambang

Sofifi, Maluku Utara – Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara menggelar rapat dengan agenda percepatan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rapat ini berlangsung di Bela Hotel Ternate, Senin (13/10/2025).

Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk pemerintah kabupaten/kota dan perwakilan perusahaan pertambangan serta industri.

BACA JUGA  APBD-P 2024 Kabupaten Pulau Taliabu Disahkan Secepat 'Kilat', Ada Apa?

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan bahwa pertemuan ini sangat penting menjelang tahun 2026, di mana diperkirakan akan ada penurunan signifikan terhadap Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH).

“Di tahun 2026, kita akan mengalami kehilangan pendapatan sebesar Rp 800 miliar untuk Pemprov Malut, sedangkan kabupaten/kota akan kehilangan antara Rp 200 miliar hingga Rp 400 miliar. Ini angka yang cukup besar bagi kita di Maluku Utara,” jelas Sherly.

BACA JUGA  Dua Pekan PDAM Macet, Warga Dokulamo di Halmahera Utara Terpaksa Beli Air Bersih
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah