Ia menambahkan, kegiatan literasi di Desa Talo hanyalah awal. Ke depan, Dinas Perpustakaan akan terus bergerak menjangkau sekolah-sekolah lain yang memungkinkan, sehingga pemerataan akses literasi dapat dirasakan oleh seluruh pelajar di Kabupaten Pulau Taliabu.
“Ini adalah langkah awal. Kami akan hadir di sekolah-sekolah lain yang bisa dijangkau. Harapannya, semangat membaca ini bisa tumbuh menjadi budaya,” tambah Syarif.
Dengan pendekatan ini, Dinas Perpustakaan berharap siswa-siswi tidak hanya rajin membaca di sekolah, tetapi juga membawa kebiasaan tersebut ke rumah, sehingga budaya literasi dapat tumbuh di tengah keluarga dan masyarakat. (RHM/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!