Ternate, Maluku Utara – Hujan deras yang mengguyur Kota Ternate dalam beberapa hari terakhir memunculkan kekhawatiran akan terjadinya longsor susulan di kawasan tebing di Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan.
Sayuti, ahli geoteknik dari Universitas Khairun, mengingatkan potensi longsor masih tinggi terutama di jalur sisi kiri arah selatan, tepatnya di depan Benteng Kota Janji, Santo Pedro. Ia menilai kondisi geografis kawasan tersebut cukup rawan karena kaki lereng berada langsung di pesisir pantai.
“Jika gelombang dari arah selatan barat terus menghantam, abrasi dapat mengikis kaki lereng dan memicu longsor. Ditambah lagi beban kendaraan berat yang melintas bisa menimbulkan getaran dan memperbesar retakan tanah,” jelas Sayuti, Senin (23/9/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!