Oleh karena itu, pihaknya bersama PLN wilayah Maluku-Malut akan memulai pemasangan listrik tahap pertama pada bulan ini untuk 157 rumah tangga yang kurang mampu.
“Di tahap pertama, kami akan melakukan pemasangan untuk 157 rumah tangga tidak mampu yang tersebar di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), dan Kabupaten Pulau Taliabu. Sumber dananya berasal dari APBN tahun 2025,” ujarnya.
Rinto juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan data sekitar 1.600 unit rumah tangga ke Dirjen Ketenagalistrikan di Kementerian ESDM. “Kami sudah mengirimkan data sebanyak 1.600 ke Dirjen Ketenagalistrikan,” tambahnya.
Ia menyatakan bahwa program ini merupakan hasil lobi Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Sebelumnya, Pemprov Malut tidak pernah mendapatkan program listrik gratis seperti ini. “Ini baru terjadi di masa kepemimpinan Gubernur Sherly, sebagai respons terhadap program pemerintah pusat dalam membangun infrastruktur kelistrikan di Maluku Utara,” pungkas Rinto. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!