Viral di Medsos, Ini Alasan Oknum Guru di Sula Diduga ‘Labrak’ Siswanya 

Bahkan WI mengklaim bahwa tindakannya tidak perlu dibesar-besarkan karena menurutnya hanya dimaksudkan sebagai bentuk ajaran atau peringatan kepada siswa.

“Tamparan itu hanya sebatas ajaran. Tidak berlebihan. Saya tampar agar dia ingat atas perbuatannya. Intinya, siswa itu hanya masuk ke pelajaran saya tiga minggu sekali,” lanjutnya.

Selain itu, WI juga menyampaikan keberatannya terhadap video yang beredar tanpa seizinnya. Ia meminta agar video tersebut segera dihapus karena menurutnya merugikan dirinya secara pribadi.

BACA JUGA  Dugaan Ijazah Palsu Kades Bido Masuk Uji Forensik, Polres Morotai: Penanganan Kasus Terus Berlanjut

“Harapan saya, orang yang posting video itu harus tahu maksud dan latar belakang kejadian sebelum menyebarkannya. Jangan cuma sekadar posting. Saya merasa sangat dirugikan,” tandasnya. (RMT/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah