Nunggak Utang Ratusan Miliar, Pemkab Morotai Buru Perusahaan Rekanan

Selain di sektor pendidikan, Adhar merinci tunggakan juga terjadi di berbagai OPD lainnya. Berikut rinciannya.

  • Dinas Kesehatan : 9 perusahaan dengan total tunggalan nilai kontrak proyek fisik sekitar Rp 13 miliar.
  • RSUD : 5 perusahaan tunggakan nilai kontrak proyek fisik sebesar Rp 3 miliar.
  • Dinas PUPR : 48 perusahaan dengan nilai kontrak yang belum dilunasi mencapai Rp 193 miliar.
  • Dinas Perhubungan : 2 perusahaan dengan nilai kontrak proyek fisik yang juga masih tertunggak sekitar Rp 30 miliar.
  • Dinas Kelautan dan Perikanan: terdapat 1 perusahaan yang juga tertunggak nilai kontrak proyek fisiknya sebesar Rp 149 juta.
  • Dinas Pariwisata : 2 perusahaan dengan total tunggalan nilai kontrak proyek fisik yang belum dilunasi lebih dari Rp 5 miliar.
  • Dinas Pertanian: 33 perusahaan dengan nilai kontrak yang belum juga dibayar sebesar Rp 8 miliar lebih.
  • Dinas Perindagkop: satu perusahaan dengan nilai kontrak Rp 9,8 miliar yang belum dibayarkan.
BACA JUGA  Diguyur Hujan Deras, Ibu Kota Taliabu Kembali Terendam

“Jumlah total nilai kontrak mencapai Rp 311 miliar yang tersebar di 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal itu berdasarkan data dari Sistem Keuangan Daerah (SIMDA) tahun anggaran 2022,” bebernya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah