Ketua Brigade Nusantara (Brinus) Malut, Dodi Rio, meminta pihak Panitia agar menolak pencalonan Wakil Bupati Rio Christian Pawane di Caketum HIPMI Malut.
Dodi mengatakan, alangkah baiknya Rio Pawane mengundurkan diri sebagai Wakil Bupati jika ngotot mencalonkan diri sebagai caketum HIPMI Malut. Dia menilai seorang wakil kepala daerah seharusnya fokus pada tugas pokok membantu bupati, dalam mengurus kepentingan rakyat, bukan justru sibuk dengan agenda organisasi.
“Saya tegaskan, jika Wakil Bupati Pulau Morotai maju sebagai calon ketua HIPMI maka harus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wakil bupati. Hipmi tidak boleh dirangkap oleh pejabat publik,” tegas Dodi dikutip dari sejumlah media online pada Sabtu (23/8/2025).
Menanggapi kritikan tersebut, kubu Rio Christian Pawane, melalui Kadhan Lobi, Tim LO dari Rio, memberikan tanggapan tegas. Kadhan menjelaskan bahwa tujuan mereka membantu Rio adalah karena komitmen yang ditunjukkan dalam mendorong pengusaha muda di Maluku Utara, yang telah menunjukkan hasil positif, terutama terkait UMKM di Morotai.
“Kurang lebih beberapa kabupaten/kota bersedia memberikan dukungan kepada Pak Rio karena kontribusinya yang nyata. Saya merasa ini bukan sekadar ego sektoral, tetapi sebuah kebutuhan untuk mendorong sosok yang terbukti berkomitmen seperti Pak Rio,” tegas Kadhan.
Menggali lebih dalam, Kadhan menyoroti pengalaman Rio sebagai bendahara DPC HIPMI Morotai periode 2022-2025. Dalam jabatan tersebut, Rio telah berhasil menciptakan sinergi antara pengusaha lokal dan membantu membangun jaringan yang kuat di Morotai.
“Meskipun usianya terbilang muda, dia memiliki latar belakang sebagai pengusaha yang membuat banyak orang ingin bermitra dengannya,” tambahnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!