Gubernur Sherly Soal Progres Proyek Swakelola : Berjalan Terlalu Lama

- Editor

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda saat diwawancarai di halaman kantor DPRD

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda saat diwawancarai di halaman kantor DPRD

Sofifi, Maluku Utara – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, akhirnya memberikan tanggapan mengenai lambatnya progres proyek swakelola kediaman gubernur di Sofifi. Proyek dengan anggaran sebesar Rp 8 miliar ini dikerjakan langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), namun hingga saat ini, progresnya baru mencapai sekitar 15 persen.

“Saya sudah sangat marah karena proyek ini berjalan terlalu lama. Tanpa kata-kata lagi, katanya pengadaan sudah 65 persen. Kemarin saya juga mengecek ke lokasi, plafon sudah jadi dan keramik sedang dipasang, tetapi interiornya belum ada yang dilakukan,” ungkap Sherly Tjoanda di halaman kantor DPRD Malut, pada Kamis (14/8/2025).

BACA JUGA  Wagub Malut: “Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi Patut Jadi Perhatian”

Gubernur Sherly mengakui, masalah utama terletak pada sistem e-katalog yang digunakan untuk pengadaan. Karena ini adalah pengalaman pertama bagi proyek swakelola menggunakan e-katalog, sehingga prosesnya menjadi lebih lambat. Banyak pemasok awal yang tidak terdaftar dalam e-katalog, sehingga terjadi resistensi pada tahap awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun, saat ini semua sudah terdaftar dan sudah terbeli. Hanya saja, yang terkirim baru 65 persen,” tambah Sherly.

BACA JUGA  Soal PGM, Athena Tagaya Diberi Timeline Oleh Pemkot Ternate

Mengenai saran dari anggota DPRD yang mengusulkan penggunaan pihak ketiga untuk proyek dengan pagu sebesar ini, menurut Sherly, justru pagu untuk renovasi kediaman Gubernur sebesar Rp 8 miliar lebih itu tidak besar, mengingat kita yang direnovasi ini mencakup empat bangunan di kediaman dinas.

Ia berharap bahwa target Dinas PUPR yang dijanjikan untuk menyelesaikan proyek pada bulan Oktober dapat tercapai. “Mudah-mudahan semua bisa rampung sesuai harapan,” pungkasnya. 

Berita Terkait

‘Work From Home’ Berlaku, Kantor Walikota Ternate Lengang: Ini Kata Tauhid
Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif
Audit Semester II, Pemkot Ternate Diberi Tiga Catatan Penting dari BPK Malut
Bupati Taliabu Sashabila Mus Hadiri Rakornas Kemendagri, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Abdillah Kamarullah Ditunjuk Sebagai Plt Sekda Halmahera Selatan
Realisasi Fisik DKP Halsel 2025 Tuntas 100 Persen, Kadis: Kami Jadikan Bahan Evaluasi untuk Program Mendatang
Soal Pangkalan ‘Kencing’ Minyak Tanah di Kios, DPRD Halsel Dukung Pemberian Sanksi
Pertamina Patra Niaga Papua-Maluku Terus Pantau Distribusi Minyak Tanah di Morotai
Berita ini 193 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:35 WIT

‘Work From Home’ Berlaku, Kantor Walikota Ternate Lengang: Ini Kata Tauhid

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:26 WIT

Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:15 WIT

Audit Semester II, Pemkot Ternate Diberi Tiga Catatan Penting dari BPK Malut

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:07 WIT

Bupati Taliabu Sashabila Mus Hadiri Rakornas Kemendagri, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:06 WIT

Abdillah Kamarullah Ditunjuk Sebagai Plt Sekda Halmahera Selatan

Berita Terbaru

Sekkot Ternate, Rizal Marsaloy.

Headline

Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif

Kamis, 15 Jan 2026 - 20:26 WIT

error: Konten diproteksi !!