IPTU Gunawan Ipa menambahkan, potongan tubuh korban ini pertama kali ditemukan oleh warga yang kemudian melaporkan ke tim SAR gabungan. Dari laporan tersebut tim SAR gabungan langsung menuju ke TKP untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Tim SAR gabungan segera melakukan evakuasi potong tubuh manusia yang diduga korban ke perahu karet Basarnas oleh tim SAR gabungan pada pukul 00.30 wit Senin dini hari 11/08/2025. Untuk sementara potongan tubuh korban di ambil oleh pihak keluarga untuk di amankan di rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan,” jelas Kapolsek.
Ia bilang bahwa proses pencarian korban yang dihentikan sementara waktu karena kondisi air yang keruh dan sudah larut malam. Operasi pencarian dilakukan Senin (11/8) pagi.
“Sehingga dengan penemuan tersebut sehingga pihak keluarga maupun SAR gabungan bisa memastikan bahwa korban tersebut benar diterkam buaya sebagaimana informasi yang ada karena dilihat dari hasil penemuan berupa potongan atau sisa dari bagian tubuh korban tersebut,” tutupnya. (RMT/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!