Kata dia, pengurus Kopdes MP juga menunjukkan komitmen bisnis dalam pengelolaan plafon dana sebesar Rp 3 miliar. “Pengurus Kopdes MP tidak sekadar melakukan pencairan dana dari bank Himbara, tetapi juga berupaya meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dengan segala ikhtiar untuk mengelola keuangan secara profesional,” jelas Rizal lebih lanjut.
Pasca peluncuran Kopdes MP oleh Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 21 Juli lalu, Dinas Koperasi dan UKM Halmahera Utara berencana dalam waktu dekat untuk melaksanakan pelatihan bagi pengurus Kopdes MP di dua zona dari 17 kecamatan tersebut.
“Kami sudah mengajukan permintaan kebutuhan keuangan, dan harapannya pelatihan kewirausahaan akan dilaksanakan akhir bulan Juli atau awal Agustus. Dalam pelatihan ini, pengurus Kopdes MP akan diberikan pengetahuan mengenai laporan keuangan, laporan neraca, dan laporan laba. Kopdes MP perlu dibekali pengetahuan manajerial, proses pendampingan, pengawasan, serta mitigasi risiko,” tutupnya.
Dengan semua persiapan dan pelatihan yang dilakukan, Kopdes MP berharap dapat berkontribusi secara signifikan dalam mengembangkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di 196 desa yang ada di wilayah Halut. (Mg02/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!