Massa dengan tegas juga menuntut agar Gubernur Sherly Tjoanda hadir secara langsung dalam audiensi, menolak kehadiran pejabat lain seperti Asisten, Sekda, atau Wakil Gubernur. Hal ini menunjukkan keseriusan mereka untuk menyampaikan aspirasi dan keinginan langsung kepada Gubernur terkait permasalahan DOB yang dinilai berpotensi merusak tatanan sosial dan budaya masyarakat Tidore.
Aksi ini mencerminkan ketidakpuasan terhadap keputusan yang diklaim tidak memperhatikan adat istiadat dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Dengan semangat tinggi, para demonstran berharap suara mereka didengar dan dihargai oleh pihak pemerintah, khususnya oleh Gubernur Sherly Tjoanda. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!