Labuha, Maluku Utara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan (Halsel), segera melakukan pendataan kerusakan pasca bencana banjir yang merendam lima (5) desa di pusat ibukota Kabupaten.
Skema penanggulangan bencana yang akan dilakukan BPBD dimulai dari pendataan awal yang akan dilakukan tim teknis untuk mengetahui pasti jumlah fasilitas yang rusak akibat banjir.
Kepala Dinas BPBD Halselz Aswin Adam, ketika diwawancarai wartawan media ini mengatakan, pendataan ini dimaksudkan agar BPBD dapat mengajukan proposal ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Dalam waktu satu minggu kami akan memerintahkan tim teknis untuk melakukan pendataan barang barang yang rusak, agar kami usulkan dalam bentuk proposal ke BNPB Pusat. Mudah-mudahan BNPB pusat dapat mengabulkan dalam waktu singkat,” ujar Aswin, Minggu (20/7/2025).
Ketika ditanya akankah BPBD bersedia mengganti kerugian masyarakat akibat bencana banjir, Ia menjelaskan bahwa pihaknya hanya bersifat mengusulkan. “Saya belum bisa memastikan intinya, kami sifatnya mengusulkan. Mudah-mudahan mendapat tanggapan dari BNPB pusat, sebab mereka juga ikut meninjau langsung lokasi banjir,” sambungnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!