Mentan mengecek beras premium yang tersebar di kalangan masyarakat menggunakan 136 sampel. Dari pengecekan tersebut, terbukti 85,56 persen beras yang ditemukan tidak memenuhi standar mutu.
Kemudian, ada 59,78 persen produk yang tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Lalu sisanya sebanyak 21,66 persen diketahui tidak penuhi ketentuan berat kemasan. Produk dari beras oplosan sendiri tidak berbahaya jika dikonsumsi. Masalahnya, kualitas mereka di bawah standar yang sudah ditetapkan.
Untuk mengetahui merek beras premium apa saja yang diduga oplosan, simak daftar berikut:
- Sania, Sovia, Fortune (produk Wilmar Group)
- Alfamidi Setra Pulen, Beras Premium Setra Ramos, Beras Pulen Wangi, Food Station, Ramos Premium, Setra Pulen, dan Setra Ramos. (produk PT Food Station Tjipinang jaya)
- Raja Platinum dan Raja Ultima (produk PT Belitang Panen Raya)
- Beras premium Ayana (produk PT Sentosa Utama Lestari)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!