Adapun besaran dana yang diterima Kabupaten/Kota antara lain, untuk Kabupaten Pulau Morotai sebesar Rp 8,647.020.000, Halmahera Timur (Haltim) Rp 2,594.000.000, Halmahera Selatan (Halsel) Rp 4.587.020.000, kemudian Halmahera Tengah (Halteng) Rp 11. 829.005.000, Halmahera Utara (Halut) Rp 4.911.020.000, Kepulauan Sula Rp 1,297.020.000, dan Kota Tidore Kepulauan sebesar Rp 1.457.020.000..
Viva berharap, anggaran yang akan diberikan kepada 7 Kabupaten/Kota di Maluku Utara ini, harus dapat meningkatkan pertumbuhan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan dan pengembangan potensi dari produk unggulan lokal. “Ini menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru dan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat Malut,” ujarnya.
Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe sangat berharap para kepala daerah yang berkesempatan hadir agar dapat menyatukan visi dalam membangun wilayah transmigrasi di masing-masing kawasan.
“Ini merupakan sebuah kesempatan yang sangat baik bagi kelangsungan hidup masyarakat Maluku Utara khususnya yang saat ini sedang memperjuangkan hajat hidup mereka di daerah transmigrasi,” ucap Wagub.Kegiatan rakor ini juga diakhiri dengan penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dan Kabupaten Lamongan terkait kerja sama penyelenggaraan urusan pemerintah daerah dan pemberdayaan masyarakat yang disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Transmigrasi dan Wakil Gubernur. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!