Pentingnya redistribusi guru secara proporsional juga disampaikan dalam pidatonya. Ia menjelaskan bahwa pertimbangan kondisi geografis serta kebutuhan riil masing-masing satuan pendidikan di daerah terluar adalah kunci dalam penentuan kebijakan ini.
“Upaya redistribusi guru harus dilakukan agar setiap wilayah mendapatkan akses pendidikan yang sama,” ujar Tauhid.
Lebih lanjut, Walikota menegaskan perlunya sinergi lintas sektor dan kolaborasi yang erat dengan pemerintah provinsi serta pusat. Kerja sama ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang ada dan memperkuat sistem pendidikan di Pulau Hiri, Moti, dan Batang Dua.
“Mutu dan kualitas pendidikan di daerah terluar tidak boleh tertinggal dibandingkan dengan wilayah lainnya di Kota Ternate,” pungkasnya. (Mg01/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!