Sanana, Maluku Utara – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkan Desa Bajo di Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, sebagai salah satu lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2025.
Program ini merupakan inisiatif nasional KKP yang mencakup 100 Kampung Nelayan Merah Putih di 38 provinsi di Indonesia. Untuk Provinsi Maluku Utara, ditetapkan enam titik lokasi, yaitu, Desa Bajo, Kabupaten Kepulauan Sula, Desa Waisileo, di Kabupaten Halmahera Tengah, Loleo Weda di Kabupaten Halmahera Tengah, Pulau Morotai, Loloda di Kabupaten Halmahera Utara, Desa Tuada di Kabupaten Halmahera Barat.
Adapun alokasi anggaran yang dikucurkan KKP untuk pembangunan Kampung Nelayan di enam titik ini sebesar Rp 132 miliar lebih dengan masing-masing titik mendapatkan alokasi sebesar Rp 22 miliar.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sula, Sahlan Norau, menyampaikan bahwa Desa Bajo telah masuk sebagai salah satu lokasi KNMP. Namun saat ini masih dalam tahap evaluasi dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) oleh pihak kementerian.
“Desa Bajo lolos sebagai Kampung Nelayan Merah Putih. Kemarin saya baru selesai ekstensi ke Kementerian. Mudah-mudahan kalau semua persyaratan lolos, bisa segera direalisasikan,” kata Sahlan kepada wartawan melalui telepon, Jumat (11/07/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!