Desa Bajo di Sula Masuk Daftar Kampung Nelayan KKP, Kadis DKP Ungkap Kendala Lahan

Sanana, Maluku Utara – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkan Desa Bajo di Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, sebagai salah satu lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2025.

Program ini merupakan inisiatif nasional KKP yang mencakup 100 Kampung Nelayan Merah Putih di 38 provinsi di Indonesia. Untuk Provinsi Maluku Utara, ditetapkan enam titik lokasi, yaitu, Desa Bajo, Kabupaten Kepulauan Sula, Desa Waisileo, di Kabupaten Halmahera Tengah, Loleo Weda di Kabupaten Halmahera Tengah, Pulau Morotai, Loloda di Kabupaten Halmahera Utara, Desa Tuada di Kabupaten Halmahera Barat.

BACA JUGA  Banjir Rendam Rumah Warga Desa Fogi di Sula, Tiga Bocah Terjebak

Adapun alokasi anggaran yang dikucurkan KKP untuk pembangunan Kampung Nelayan di enam titik ini sebesar Rp 132 miliar lebih dengan masing-masing titik mendapatkan alokasi sebesar Rp 22 miliar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sula, Sahlan Norau, menyampaikan bahwa Desa Bajo telah masuk sebagai salah satu lokasi KNMP. Namun saat ini masih dalam tahap evaluasi dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) oleh pihak kementerian.

BACA JUGA  Januari-Desember 2020, Polres Ternate Sita Cap Tikus Sebanyak 1 Ton

“Desa Bajo lolos sebagai Kampung Nelayan Merah Putih. Kemarin saya baru selesai ekstensi ke Kementerian. Mudah-mudahan kalau semua persyaratan lolos, bisa segera direalisasikan,” kata Sahlan kepada wartawan melalui telepon, Jumat (11/07/2025).

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah