Di sisi lain, Plt Dinas Pendidikan Kebudayaan melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Kebudayaan, Ramli Kamaludin menjelaskan bahwa LKS SLB bukan sekadar lomba keterampilan.
“Ini adalah bentuk nyata pengakuan, penghargaan, dan kesempatan bagi siswa penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” tegas Ramli.
Ramli lebih lanjut menyatakan bahwa LKS SLB berfungsi sebagai ajang talenta yang tidak hanya menjaring siswa dengan potensi di atas rata-rata, tetapi juga berkontribusi dalam pembinaan karakter dan kreativitas.
Upaya bersama ini diharapkan dapat tercipta lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan mendukung bagi semua siswa, terutama mereka yang berkebutuhan khusus, sehingga mereka dapat berkontribusi secara maksimal dalam masyarakat.
“Kami berharap melalui acara ini, siswa berkebutuhan khusus dapat lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” tutupnya. (*RFJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!