Empat lokasi yang menjadi fokus kegiatan rehabilitasi tahun ini meliputi Desa Cio Gerong dan Cio Maloleo di Kecamatan Morotai Selatan Barat, Desa Sangowo dan Sangowo Barat di Kecamatan Morotai Timur, Desa Mandiri dan Joubela di Kecamatan Morotai Selatan.
Rio menjelaskan bahwa proyek-proyek ini bukan hanya untuk melindungi infrastruktur dan pemukiman warga, tetapi juga untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan wilayah pesisir.
“Pekerjaan ini harus dijalankan secara profesional, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi teknis. Kami minta agar mutu dan kualitas benar-benar dijaga agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya kepada para penyedia jasa.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat hingga tahapan kontrak dapat dilaksanakan. Ia menekankan pentingnya pengawasan bersama dalam proses pembangunan ini. “Pemda berkomitmen melakukan pengawasan ketat, namun keberhasilan proyek juga bergantung pada keterlibatan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, pelaksana proyek, dan warga adalah kunci utama,” ujarnya.
Selain proyek penguatan tebing tersebut, Pemkab Morotai melalui Dinas PUPR juga merencanakan pembangunan talud penahan ombak di beberapa titik rawan abrasi lainnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!