Proyek Rehabilitasi Pasca Bencana di Morotai Telan Dana Sekitar Rp 27 Miliar

Empat lokasi yang menjadi fokus kegiatan rehabilitasi tahun ini meliputi Desa Cio Gerong dan Cio Maloleo di Kecamatan Morotai Selatan Barat, Desa Sangowo dan Sangowo Barat di Kecamatan Morotai Timur, Desa Mandiri dan Joubela di Kecamatan Morotai Selatan.

Rio menjelaskan bahwa proyek-proyek ini bukan hanya untuk melindungi infrastruktur dan pemukiman warga, tetapi juga untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan wilayah pesisir.
“Pekerjaan ini harus dijalankan secara profesional, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi teknis. Kami minta agar mutu dan kualitas benar-benar dijaga agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya kepada para penyedia jasa.

BACA JUGA  DAK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halteng 2025 Turun Drastis

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat hingga tahapan kontrak dapat dilaksanakan. Ia menekankan pentingnya pengawasan bersama dalam proses pembangunan ini. “Pemda berkomitmen melakukan pengawasan ketat, namun keberhasilan proyek juga bergantung pada keterlibatan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, pelaksana proyek, dan warga adalah kunci utama,” ujarnya.

Selain proyek penguatan tebing tersebut, Pemkab Morotai melalui Dinas PUPR juga merencanakan pembangunan talud penahan ombak di beberapa titik rawan abrasi lainnya.

BACA JUGA  Utang Dinas PUPR Malut Capai Rp 217 Miliar
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah