Menurutnya, proses pembuatan 175 unit kapal tengah berlangsung dan dijadwalkan selesai dalam waktu dekat untuk diserahkan kepada mereka yang berhak. “Acara kemarin hanya merupakan penyerahan simbolis terkait alokasi anggaran tahun ini. Saat ini, kami masih dalam proses pengerjaan, dan diharapkan pertengahan tahun sudah selesai untuk diserahkan fisiknya. Bagi yang sudah menerima bantuan sebelumnya, kami akan melakukan verifikasi oleh tim penyuluh,” jelas Fauzi saat ditemui Haliyora.id, Selasa kemarin (17/6).
Fauzi berharap proses penyelesaian fisik kapal dapat segera direalisasikan sehingga bisa tepat sasaran. Dia menyatakan bahwa penyerahan kapal diperkirakan akan terjadi pada penghujung tahun, sesuai dengan anggaran tahun yang berjalan.
“Semoga pihak penerima bisa mendapatkan bantuan ini sesuai dengan hasil identifikasi dan verifikasi yang telah dilakukan,” harapnya.
Di sisi lain, hingga saat ini tercatat baru 2 OPD di Pemprov yang mengajukan dokumen lelang ke Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ).
Untuk memastikan lebih lanjut soal kegiatan Pemprov yang dilelang tahun ini, Kepala Biro PJB Setda Provinsi Malut, Hairil Hi. Hukum, yang kembali dikonfirmasi mengatakan bahwa sampai sekarang baru dua OPD yang mengajukan dokumen lelang. Antara lain, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A).
“Baru 2 OPD. Belum, belum ada yang masuk. Sudah saya sampaikan kemarin bahwa sejauh ini baru dokumen perencanaan dan pengawasan yang jalan, itu pun yang memasukan dokumen baru Dinas PUPR dan Dinas P3A, sementara untuk Dinas yang lain belum memasukan dokumen ke BPBJ,” begitu kata Hairil via telepon, Rabu (18/6/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!