Ia menegaskan bahwa jika para dokter tersebut enggan mengabdi, maka mereka harus mengembalikan dana yang telah dikeluarkan oleh Pemda.
“Kalau sudah dibiayai pakai uang rakyat, harusnya ada tanggung jawab moral untuk kembali dan mengabdi. Kalau tidak, ya harus kembalikan uangnya,” tegasnya.
Morotai saat ini masih sangat membutuhkan tenaga dokter, baik di RS Mudjafar Sjah di Morotai Jaya maupun di berbagai puskesmas yang kekurangan dokter umum.
“Kami harap ada kesadaran dari mereka yang telah menerima beasiswa. Morotai masih sangat membutuhkan kontribusi mereka,” pungkas dr. Tonny. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!