Ternate, Maluku Utara — Program digitalisasi sistem parkir yang mulai dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate mendapat sorotan dari DPRD. Implementasi sistem yang merupakan bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota M Tauhid Soleman dan Wakil Wali Kota Nasri Abubakar, ini dinilai belum maksimal karena kurangnya kesiapan infrastruktur pendukung.
Sekretaris Komisi I DPRD Kota Ternate, Tasman Balak, menegaskan bahwa penerapan sistem parkir digital seharusnya dilakukan secara menyeluruh. Pemkot harus terlebih dahulu memastikan ketersediaan perangkat dan sarana pendukung di lapangan sebelum memberlakukan sistem tersebut.
“Kalau memang sistem digitalisasi parkir ingin diterapkan, maka harus dipersiapkan dengan baik agar tidak menimbulkan kebingungan atau polemik di masyarakat,” ujar Tasman saat ditemui di Gedung DPRD Kota Ternate, Selasa (3/6/2025).
Menurut Tasman, meskipun sistem digitalisasi dapat mempercepat dan mempermudah proses retribusi, pelaksanaannya saat ini belum optimal, karena Pemkot lambat menangani berbagai kendala teknis di lapangan.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!