Ternate, Maluku Utara – Reklamasi yang membentang dari kawasan Kayu Merah hingga Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, sampai saat ini masih terbengkalai karena belum dimanfaatkan oleh pemerintah.
Reklamasi itu digadang-gadang sebagai kawasan strategis baru dan pusat pertumbuhan ekonomi pesisir oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate. Pantauan langsung media ini di lapangan, lokasi ini kini ditumbuhi pepohonan.
Sebagian bidang lahan dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk berkebun seperti menanam singkong, cabai, tomat, jagung, dan sayur-sayuran. “Ini reklamasi yang katanya untuk pengembangan kawasan, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan. Lihat saja, sekarang sudah jadi kebun warga. Pohon-pohon tumbuh liar karena tidak ada tindak lanjut,” ujar Amat, warga Kalumata, kepada wartawan, Jumat (30/5/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!