Apresiasi Bupati dan Wakil Bupati Taliabu Terkait Kehadiran RS Tipe C, Ini Pesan Gubernur Sherly

Menkes Budi di Haliyora.id edisi Sabtu, 8 Maret 2025, mengatakan bahwa RSUD Bobong adalah rumah sakit keenam yang akan dibangun melalui proyek nasional Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran.
RSUD Bobong merupakan bagian dari proyek strategis nasional pemerintahan Prabowo-Gibran dalam program hasil terbaik cepat atau quick win di Bidang Kesehatan.

Kementerian Kesehatan menargetkan pembangunan RSUD Bobong akan dirampungkan tahun ini dan segera melayani masyarakat. Untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) serta kualitas kesehatan di Kabupaten Pulau Taliabu, Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan kuota beasiswa kedokteran untuk putra/putri Kabupaten Pulau Taliabu yang berprestasi.

Selain beasiswa kedokteran, Menkes Budi Gunadi Sadikin juga bakal memberikan beasiswa kepada dokter umum untuk melanjutkan studi menjadi dokter spesialis. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan di Kabupaten Pulau Taliabu.

BACA JUGA  Rayakan HUT RI, Festival UMKM Bakal Digelar di PGM Ternate

Selain itu juga RSUD Bobong yang bakal dibangun tersebut bakal dilengkapi dengan seluruh perlengkapan dan alat yang lengkap setara dengan RSUD yang ada di Pulau Jawa dan Jakarta.

“Rumah sakit ini akan dilengkapi fasilitasnya alat-alat semua akan dilengkapi. Yang saya minta tolong ke Pak Bupati, alat itu ga akan bisa jalan kalau ga ada dokter. Dokter itu minimal ada 7 spesialis dan yang baru ada itu 3 jadi itu harus dilengkapi, jadi Kemenkes bisa bantu untuk jangka pendek ditempat sementara, tapi pasti dia masih mau balik lagi ke Jawa,” ungkap Budi saat menyampaikan sambutannya di acara peletakan batu pertama pembangunan RSUD Bobong.

BACA JUGA  Hasyim Ungkap Alasan Pencopotan Direktur PDAM : Tak Terima, Silahkan ke Jalur Hukum

Tak cuma itu, Kemenkes lanjut Budi Gunadi, juga membuka jalur baru untuk pendidikan kedokteran khususnya spesialis. “Kalau disini ada dokter umum yang pintar-pintar dan mau jadi dokter spesialis nanti pak Bupati pilih nanti masukan ke kami. Sekarang Kemenkes lagi buka jalur baru yang masuk adalah dokter spesialis dari daerah- daerah termasuk daerah seperti ini Taliabu yang belum punya dokter spesialis tapi minimal harus ada standarnya, yang jelas Kemenkes akan bantu bahkan sampai spesialis bedah akan kami bantu,” ujarnya. (RFJ/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah