Realisasi PAD Pemprov Malut 4 Bulan Terakhir Capai 50 Persen, Berikut Penjelasan Kepala Bapenda

Berapa sebenarnya potensi PAD Pemprov Malut yang bisa digarap? dan Kendala apa yang dihadapi sehingga tidak bisa memaksimalkan potensi tersebut?

Bapenda sebagai pengelola pendapatan khususnya pada sektor pajak daerah dimana dalam beberapa objek pajak daerah yang menjadi primadona selain dari bahan bakar kendaraan bermotor juga pada pajak kendaraan bermotor.

Selama beberapa tahun terakhir Bapenda beberapa kali melakukan pendekatan dengan melibatkan kepolisian dan kejaksaan untuk miminta data kendaraan pada beberapa perusahaan, akan tetapi masih ada perusahaan yang tidak kooperatif sehingga PAD yang seharusnya diterima oleh pemerintah Provinsi Maluku Utara dianggap belum maksimal.

BACA JUGA  Serapan Belanja Pegawai Kota Ternate Diprediksi Tak Capai Target Hingga Akhir Tahun

Olehnya, Bapenda sebagai pengelola pajak daerah membutuhkan dukungan serta komitmen dari pemerintah daerah agar bersama-sama menyelesaikan permasalahan tersebut.

Hingga empat bulan terakhir berapa capaian PAD Pemprov?

Realisasi pendapatan daerah dari Januari sampai Mei tahun 2025 sebelum rekon dengan Kas Daerah (Kasda). Pendapatan daerah tahun 2025 berdasarkan pagu APBD yang ditetapkan sebesar Rp 3.444.833.052,000,00. Terealisasi sampai 17 Mei tahun  2025 sebesar Rp 1.178.324,299.821,39, atau 34,21 persen. 

BACA JUGA  Bupati Rusli Sibua Tekankan Persaudaraan, Warga Morotai Diminta Jaga Kedamaian

Pendapatan Daerah ini terbagi atas Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan Transfer.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah