Salah satu pemasok bahan bangunan, Nurafni, mengaku belum menerima pelunasan dari CV. Gelora Bhakti Mandiri atas pengadaan baja ringan dan semen. “Kami sudah menyuplai sesuai permintaan, tapi hingga sekarang belum ada pelunasan. Total utangnya lebih dari Rp 20 juta,” kata Nurafni kepada Haliyora.id, Minggu (18/5/2025) lalu.
Nurafni mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali menagih secara baik-baik, namun tidak digubris. Bahkan, menurutnya, nomor ponselnya diblokir oleh Yunan Baharu, kontraktor CV. Gelora Bhakti Mandiri. “Awal Januari lalu mereka minta dibuatkan surat perjanjian pelunasan utang pada 14 Januari 2025. Tapi sampai sekarang belum dibayar,” kesalnya.
Ia menambahkan, akibat tunggakan tersebut, pihaknya belum mampu membayar gaji karyawan dari Januari hingga Mei 2025. Selain itu, ia juga menyebut adanya utang pribadi Yunan Baharu sebesar Rp 4 juta, sehingga total keseluruhan tunggakan mencapai Rp 24 juta. “Saya sudah berkali-kali menagih, tapi hanya dijanjikan tanpa kepastian,” keluhnya.
Sementara itu, Haliyora.id telah berusaha mengkonfirmasi kontraktor Yunan Baharu beberapa hari lalu melalui whatsapp, namun yang bersangkutan tidak merespon. (Mg01/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!