Melalui forum ini, Pemprov Maluku Utara berharap dapat memperoleh masukan dari seluruh elemen masyarakat untuk memperkaya dokumen RPJMD agar lebih inklusif, kontekstual, dan mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan.
Diskusi publik ini menjadi bukti komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur untuk membangun Maluku Utara secara nyata, bukan hanya sekadar di atas kertas. “Kami membuka pintu seluas-luasnya bagi kritik, masukan, dan gagasan. Karena membangun daerah tidak bisa sendiri, tapi harus bersama,” tutup Gubernur Sherly. (Rs/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!