Mendengar permintaan tersebut, Husni Bopeng merasa ini adalah momen yang tepat untuk mendukung kreativitas anak-anak muda Desa Gufasa. Husni menekankan pentingnya alat-alat perbengkelan yang sering ia bicarakan dalam setiap reses.
“Dalam agenda reses, selalu saya sampaikan tentang UMKM di sektor anak muda yang ingin membuka usaha bengkel. Namun, baru kali ini saya mendengar langsung permintaan tersebut. Jadi, silahkan Ketua Kelompok segera ajukan proposal, dalam tiga bulan kedepan, alat-alat perbengkelan akan saya berikan,” jawab Husni dengan tegas.

Di sisi lain, politisi Partai NasDem ini juga melihat perlunya pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga (IRT) di desa. Ia berencana memberikan bantuan berupa peralatan membuat roti dan alat masak keripik singkong. “Tahun ini satu dulu untuk ibu-ibu Desa Gufasa. Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik,” tambahnya.
Selain fokus pada UMKM, Husni juga berencana memberikan dukungan kepada Sanggar Makuwaro di Desa Gufasa. Sanggar ini memainkan peran penting dalam melestarikan sejarah melalui seni tari dan musik.
Dalam kesempatan tersebut, Husni mengungkapkan betapa pentingnya mengembangkan sanggar sebagai sumber daya desa. “Untuk permintaan sanggar terkait gong dan tifa (beduk), tahun ini saya akan merealisasikannya. Namun, untuk piano, saya dapat membantu tapi tahun depan,” ujar Husni.
Wakil Ketua Komisi II ini juga memberikan kesempatan bagi anak-anak muda yang berminat berkarir di dunia industri pertambangan dengan membuka akses untuk mengikuti pelatihan alat berat. “Saya sudah bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi dan PT.IWIP. Bagi yang berminat, silahkan ajukan diri kalian. Saya akan kawal prosesnya,” tutup Husni. (*RFJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!