Sofifi, Maluku Utara – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) melalui Dinas Pertanian (Distan) meluncurkan program 100 hari kerja untuk mewujudkan visi Maluku Utara yang bangkit dengan fokus pada pengembangan sektor pertanian pangan lokal. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk mencapai swasembada pangan di wilayah tersebut.
Dalam catatan 100 hari kerja Dinas Pertanian, telah teridentifikasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL) yang langsung diidentifikasi oleh petugas di beberapa titik di 10 Kabupaten/Kota.
Untuk tahun 2025, pengembangan difokuskan di daerah-daerah seperti Kota Ternate, Sofifi-Oba (Tidore Kepulauan), Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kepulauan Sula, dan Pulau Morotai.
Kepala Dinas Pertanian Asrul Galilea menjelaskan bahwa saat ini, data CPCL yang sudah terdaftar berasal dari Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!