“Menurut data dari Badan Penyuluh Pertanian (BPP), total CPCL di Kota Ternate terdiri dari 86 orang di Ternate Utara, 246 di Ternate Barat, 24 di Ternate Selatan, 78 di Pulau Ternate, dan 16 di Ternate Tengah. Sementara di Kota Tidore, jumlah CPCL menurut BPP Tidore adalah 25 orang di Tidore Timur, 25 di Tidore Selatan, 19 di Tidore Utara, dan 21 di Oba Utara, serta 146 di Oba Tengah. Total CPCL yang terdata mencapai 709 orang dengan luas lahan baru yang akan dikelola sebesar 168,889 hektar,” jelas Asrul, saat diwawancarai wartawan, Senin (05/5/2025).
Asrul menuturkan, sebagai bagian dari program ini, terdapat sepuluh komoditas tanaman pangan hortikultura yang akan dikembangkan dalam 100 hari kerja untuk 1.000 petani dan 1.000 lahan. “Kami akan mengembangkan sepuluh jenis tanaman hortikultura yaitu tomat, cabai rawit, cabai keriting, bawang merah, jagung pangan, kangkung, bayam, terong, kacang panjang, dan buncis,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pertanian tidak hanya berfokus pada produksi tanaman. Pembangunan infrastruktur juga sangat penting untuk mendukung pertanian, khususnya jalan tani dan irigasi. Pada tahun 2025, panjang jalan tani di Maluku Utara tercatat mencapai 15 kilometer.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!