10 OPD Andalan Pemerintahan Sherly-Sarbin

“Jadi total pemotongan anggaran itu sebesar Rp 245 miliar, dan itu aman-aman saja karena masing-masing OPD yang pilih sendiri,” ungkap Gubernur Sherly kepada wartawan pada Senin (10/03/2025) lalu.

Selain efisiensi anggaran, pada 30 April 2025, Gubernur melakukan perombakan pejabat eselon II di tiga OPD yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dijabat oleh Miftah Baay yang sebelumnya Kepala BKD. Kemudian, Musrifah Alhadar sebagai Kepala Dinas Perkim, sebelumnya ia Kepala DPPPA. Kepala DKP Abdullah digeser menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan. Sementara jabatan lama yang ditinggalkan oleh Miftah, Musrifah dan Abdullah masih kosong.

BACA JUGA  Hadiah Sherly-Sarbin di Hardiknas, Rp 34 Miliar Sekolah Tanpa Pungutan

Tiga dari OPD tersebut, Dinas Perkim dan DKP adalah dua dari 10 OPD yang berhubungan dengan 10 program prioritas Gubernur Sherly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe.

Diketahui, pelantikan tiga pimpinan OPD tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara nomor: 800.1.3/KEP/JPTP/MU/01/IV/2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

BACA JUGA  Tingkatkan Kompetensi Tim Yantek, PLN Nusa Daya dan PLN UP3 Ternate Gelar Upskilling 
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah