Daruba, Maluku Utara – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Morotai, Muhamad Umar Ali, membantah keras pemberitaan sejumlah media online yang menyebut dirinya menyampaikan permintaan maaf atas nama Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, kepada lembaga DPRD Pulau Morotai.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya di kantor DPRD bukan untuk menyampaikan permintaan maaf, melainkan atas undangan Ketua DPRD.
“Tidak ada permintaan maaf, karena kami tetap pada prinsip bahwa Pak Nana Suryana Kharie tetap menjabat sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan). Saya datang kesana (kantor DPRD) karena diminta untuk bertemu, bukan untuk mengklarifikasi,” ujar Umar Ali kepada wartawan, Rabu (23/04/2025).
Umar menjelaskan bahwa kehadirannya di lembaga legislatif tersebut murni karena diundang oleh Ketua DPRD. Dalam pertemuan itu, menurutnya, tidak ada pembicaraan mengenai klarifikasi ataupun permintaan maaf seperti yang ramai diberitakan.
“Memang saya datang karena diundang. Ketua DPRD telepon minta ketemu, ya saya datang. Dan kami tetap komitmen, pergantian Sekwan itu tetap berjalan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa percakapan yang terjadi dalam pertemuan itu tidak membahas secara spesifik soal permintaan DPRD atau klarifikasi, melainkan komunikasi lintas sektor yang sifatnya tertutup.
“Pembicaraan tadi bukan klarifikasi, dan memang tidak ada klarifikasi. Karena maunya mereka (DPRD), kita (Pemda) bisa jalan bersama,” katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!