Puskesmas Sangowo ‘Krisis’ Plester dan Obat, Plt Kepala DKKB Morotai Respon Begini

Meski terdapat kekurangan volume obat, Jamaluddin mengatakan bahwa pelayanan di Puskesmas tersebut masih dapat berjalan dengan dukungan stok yang ada, serta fasilitas di desa-desa sekitar wilayah kerja Puskesmas.  

“Walaupun volume obat masih kurang, kami masih bisa mem-back up layanan kesehatan dalam beberapa bulan kedepan,” katanya optimis. 

Hal itu karena menurutnya, selain anggaran dari DKKB, Puskesmas juga bisa memanfaatkan dana dari BPJS Kesehatan yang dialokasikan sebesar 15 hingga 20 persen untuk kebutuhan emergensi. “Ini akan membantu pembelian obat-obatan darurat di Puskesmas,” jelasnya.

BACA JUGA  Tindak Lanjut Putusan MA, 5 Cakades di Morotai Segera Dilantik

Dia berharap masalah kekurangan obat dan plester ini tidak berkembang lebih lanjut.  Olehnya itu, Ia mengimbau agar Kepala Puskesmas Sangowo mengelola logistik obat lebih baik untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan lancar.

“Pelayanan di Puskesmas Sangowo harus tetap berlanjut. Kami berharap masalah ini tidak mencapai level yang parah karena dukungan dari provinsi akan ada, meskipun tidak semua obat berasal dari sana,” tandas  Jamaluddin.

BACA JUGA  Wakil Bupati Pulau Morotai Buka Ramadhan Volley Ball Cup III 2026, Perkuat Sportivitas dan Persiapan Popda
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah