Diketahui, keluarga pasien di Puskesmas Sangowo mengeluhkan kondisi pelayanan kesehatan karena plester dan beberapa obat-obatan telah habis. Salah satu keluarga pasien, Sakir, mengungkapkan rasa kesalnya terhadap situasi ini.
“Bayangkan saja, Puskesmas sebesar ini tapi plester saja habis. Ini sangat aneh dan harus dipertanyakan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (06/04/2025) lalu.
Akibat kehabisan plester, kata Sakir, pasien tidak bisa mendapatkan perawatan infus karena peralatan yang dibutuhkan tidak tersedia. “Jadi karena plester habis pasien tidak bisa diinfus, ini sangat mengganggu,” kesalnya.
Wena Pagaya, salah satu dokter di Puskesmas Sangowo, menjelaskan bahwa kehabisan plester sudah terjadi sejak Januari 2025. “Kami sudah mengajukan permintaan ke Dinas Kesehatan (DKKB), namun hingga sekarang belum ada pengiriman. Kami bahkan terpaksa membeli plester dan obat-obatan dengan dana BPJS untuk memenuhi kebutuhan pasien,” ungkap Wena.
Lebih lanjut, Wena menjelaskan bahwa meskipun stok obat-obatan dan plester sudah dipersiapkan sebelum lebaran, tingginya jumlah pasien saat libur lebaran menyebabkan persediaan tersebut habis.
“Memang bukan hanya plester yang habis, banyak juga obat-obatan yang kosong. Kami sudah berusaha, tapi stok yang kami terima tidak selalu mencukupi,” terangnya. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!