Meski begitu kata dia, lonjakan rute Bastiong-Sidangoli justru terjadi pada 4 hari sebelum lebaran atau (H-4), dimana lonjakan yang terjadi pada H-4 rute ini meningkat hingga 91 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.
“Sementara untuk lonjakan penumpang yang terjadi pada H-1 sebelum lebaran peningkatannya 71 persen atau sebanyak 2.998 orang. Untuk roda dua lonjakan tertinggi terjadi pada H-1 juga dengan jumlah kendaraan sebanyak 1.149 unit atau peningkatannya sekitar 37 persen. Begitu juga dengan roda empat pada H-1 peningkatannya tumbuh 22 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu, yaitu sekitar 208 unit,” jelasnya.
Ditambahkan, untuk jumlah penumpang dari dan ke pelabuhan Bastiong Ternate sekitar 73 persen dan untuk roda dua 37 persen serta untuk roda empat 22 persen, meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu. Upaya penambahan trip telah dilakukan untuk rute Bastiong-Rum dari 3 trip menjadi 7 trip untuk mengantisipasi lonjakan arus balik yang terjadi pada rute ini.
“Untuk Sofifi masih menggunakan rute normal yaitu 5 trip karena lonjakannya lebih rendah dari rute Bastiong-Rum, kalau lonjakannya bertambah atau meningkat lagi, maka kami akan tetap melakukan penambahan trip. Semua ini demi kenyamanan dan kelancaran masyarakat dalam beraktivitas saat arus balik,” pungkasnya. (RI/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!