Marwanto juga menegaskan bahwa penelusuran dana desa akan disinkronkan dengan pemeriksaan dana BUMDes dan dana ketahanan pangan, karena anggaran yang terbatas. “Kami akan memeriksa dana desa, BUMDes, dan termasuk dana ketahanan pangan, karena banyak dana Ketapang yang diselewengkan di desa,” ujarnya.
Hingga saat ini, Marwanto mengungkapkan bahwa data yang diterima baru mencatatkan 7 desa yang diduga terlibat dalam penyimpangan. “Itu yang akan kami telusuri lebih lanjut, sementara kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait,” tandasnya. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!