Riki bilang, untuk itu wilayah patroli akan dilakukan mulai dari Kabupaten Halmahera Barat sampai Kabupaten Pulau Taliabu, jadi yang terdekat Halbar dan terjauh Taliabu termasuk Kabupaten Halmahera Selatan. “Kita rencananya mau berkoordinasi sama Kapal Gamalama, kita berencana mau berkolaborasi, karena kalau kita jalan sendiri kan ada keterbatasan anggaran karena efisiensi,” ujarnya.
“Kami menghimbau masyarakat agar jangan lakukan destruktif fishing, memang dengan cara destruktif fishing atau pengeboman, pembiusan itu memang cepat dapat ikan tetapi ingat bahwa ekosistem itu perlu dijaga,” sambung Kompol Riki Arinanda.
Menurutnya, jika ekosistem laut di rusak sudah pasti mengganggu pada biota terutama ikan. Ini juga pasti berdampak pada generasi kedepan. “Makanya kami himbau untuk tidak ada lagi yang melaksanakan pengeboman ikan, tangkaplah secara baik yang dianjurkan oleh pemerintah,” pungkasnya. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!