Meski Dilarang, Pedagang di Ternate Masih Bebas Ecer Pertalite 

Sementara Anto, salah satu sopir angkot di terminal Gamalama Kota Ternate, menyesalkan sikap Pemkot Ternate yang membiarkan pertalite subsidi dijual bebas di tingkat pengecer. Padahal pertalite ini dikhususkan untuk angkot.

“Pendapatan kita yang ada di sini, tergantung penumpang, jatah pengisian kita di SPBU batu Anteru kadang habis karena sering diserbu pedagang eceran, saya berharap pemerintah harus pikir, karena jatah pemberian itu artinya ada hak kami di dalam situ,” tegas Anto.

BACA JUGA  Penarikan Retribusi Parkir di Ternate Umumnya Masih Manual

Awan, salah satu tukang ojek asal Kota Baru menilai sudah berulang kali pemerintah kota tidak serius menangani masalah penjualan BBM. Dia tidak habis pikir harga subsidi dengan non subsidi dijual dengan harga yang sama oleh pedagang eceran. “Kalaupun pemerintah membiarkan, para pedagang eceran menjual BBM subsidi setidaknya buat penegasan agar harganya jangan samakan dengan yang non subsidi, kalau Pertamax Rp 15.000 per liter setidaknya pertalite Rp 13.000 per liter,” ujarnya. (RFJ/Red)

BACA JUGA  70 Pelaku UMKM di Kecamatan Ternate Utara Keciprat Bantuan
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah