Menurutnya, Halmahera Selatan punya banyak objek yang bisa digarap guna mendongkrak PAD seperti sektor pertambangan, industri dan pertambangan ikan besar. Apabila sektor ini tidak dimanfaatkan dengan maksimal maka daerah tak akan berkembang apalagi refocusing anggaran ini terbilang sangat besar.
“Di kita hanya Rp 250 miliar, sisanya dana perimbangan dari pusat, tetapi alhamdulillah dari target kita bisa capai, yang target PAD-nya 2024 Rp 210 miliar bisa menjadi Rp 225 miliar. Jadi untuk menutupi pemangkasan tadi, ya kita harus berinovasi,” ujarnya. (Echal/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!