Pj Gubernur Maluku Utara Komitmen Tuntaskan Utang Rp 800 Miliar di Tahun Ini

Sofifi, Maluku Utara – Salah satu fokus pemerintah Provinsi Maluku Utara tahun 2025 ini adalah menyelesaikan seluruh utang bawaan di tahun sebelumnya sebesar Rp 800 miliar lebih.

“Berdasarkan laporan dari Kaban BPKAD Malut Ahmad Purbaya, sebagian utang sudah dibayar di akhir tahun 2024, tapi sebagian akan dibayar di 2025,” kata Pj Gubernur Samsudin Abdul Kadir, Jumat (31/01/2025).

BACA JUGA  Kampanye Perdana Pemilu 2024, PDIP Guncang Morotai

Menurutnya, semua utang bawaan tersebut sudah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) induk 2025. “Kalau yang lalu APBD kita itu di angka Rp 4,2 triliun, akan tetapi utang Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp 410 miliar itu tidak ada dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Sekarang APBD kita Rp 3,3 triliun, semua utang sudah terakomodir tidak ada lagi yang menjadi utang, jadi semua utang-utang sudah diakomodir, dari pendapatan sebesar Rp 3,3 triliun itu sudah sangat rasional,” ujarnya.

BACA JUGA  Visi Misi Calon Kepala Daerah Harus Merujuk RPJPD Malut 2025-2045
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah