Warga Rua Korban Bencana Protes Pembagian Huntap, Sebut Sebagian Korban Rusak Berat Tak Kebagian

Ternate, Maluku Utara – Warga korban bencana banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Ternate Pulau memprotes Hunian Tetap (Huntap) yang diberikan oleh Pemkot Ternate.

Pasalnya, daftar penerima Huntap itu dinilai tidak mengutamakan korban yang mengalami kerugian berat.

Protes itu disampaikan saat kegiatan penyerahan kunci Huntap yang dihadiri Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dan dari pihak Balai Prasarana Permukiman Kementerian PUPR, Rabu (22/01/2025).

BACA JUGA  Plt Sekda Morotai : Gaji Aparat Desa yang Ditunggak Bukan 4 Bulan Tapi 1 Bulan

“KK korban banjir bandang yang belum masuk tersisa sesuai data itu ada 14 KK, sementara ada sebagian yang menerima itu tidak mengalami kerugian berat, dan rumah mereka masih utuh,” protes Samsudin Senen, salah satu warga Rua.

Samsudin mengaku, sejak awal pada tanggal 18 September 2024 saat rapat pertama di Basarnas Ternate, dirinya sudah menyampaikan, agar nama penerima Huntap itu harus ditinjau kembali, mengingat daftar penerima Huntap tidak melalui rapat bersama dengan warga korban bencana. “Waktu rapat itu saya ribut dan bikin ketegasan, saya sudah sampaikan usulan agar turun dan survei tapi ternyata tidak dijalankan sampai detik ini,” sesalnya

BACA JUGA  Puluhan Pimpinan Media Massa di Maluku Utara Teken Petisi Pilkada Damai 2024
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah