“Maluku Utara itu dari segi regulasi dan pengawasan itu harus didorong karena sangatlah penting, mulai dari pemerintah, pelaku usaha dan nelayannya,” tegasnya.
“Dulu pernah kita bicara soal lumbung ikan nasional, hal itu tidak tercapai karena kita tidak punya industri pengolahan ikan, juga tidak punya armada tangkap yang ukuran di atas 30 GT yang besar, akhirnya kita tidak punya kapasitas untuk bersaing dengan perikanan-perikanan dari luar Maluku Utara,” pungkasnya. (Mg06/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!