Habiskan Puluhan Miliar Atasi Sampah
Pemkot Ternate melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) gelontorkan dana kurang lebih Rp 9,120 miliar untuk pengadaan prasarana persampahan di tahun 2023. Jumlah tersebut bersumber dari DID dengan total pagu sebesar Rp 5,250 miliar, serta DAU dengan total pagu sebesar Rp 3,870 miliar. DID digunakan untuk pengadaan 3 unit mobil amrol, 3 unit mobil dump truck, dan 5 unit mobil patroli sampah. Sementara DAU, digunakan untuk pengadaan 3 unit mobil patroli sampah, 50 unit armada roda tiga (kaisar), dan 13 unit kontainer sampah.
Di tahun 2024, Pemerintah Kota Ternate mendapatkan bantuan dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku Utara berupa 1 unit eskavator untuk mengelola TPA ddi Buku Dero Dero, Kelurahan Takome.
Selain di Dinas PUPR, anggaran penanganan sampah juga melekat di Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Di tahun 2024 instansi ini menghabiskan anggaran Rp 30,6 miliar. Dana yang digelontorkan ini sudah termasuk gaji, termasuk upah buruh dan operasional pengangkutan sampah sebesar Rp 20 miliar.
Untuk mengatasi persoalan sampah ini, Pemerintah Kota Ternate melalui DLH menargetkan sampah yang masuk di TPA yaitu 50 persen dari total 30 secara nasional.
“Kalau memang belum mencapai 50 persen paling tidak target secara nasional sudah tercapai,” kata Kepala DLH Kota Ternate, Muhammad Syafei, Kamis (26/12) lalu kepada Haliyora.id.
Menurut Syafei, upaya lain guna mengurangi sampah yang dilakukan adalah bekerjasama dengan kelurahan yang menjadi pilot project seperti Kelurahan Kayumera, Maliaro, dan Salero, termasuk aktif berkampanye lewat media sosial.
Dia menyebutkan, TPA di Kota Ternate saat ini hanya ada di Takome, jika upaya pengurangan sampah ini tidak dilakukan maka lima tahun lagi TPA tersebut dipastikan akan penuh. (Redaksi)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!