Menurut Saifullah, tenaga medis yang disiapkan oleh pihak Rutan hanya dua orang. Meski demikian, pihaknya akan terus memantau kondisi AGK. Jika kesehatannya menurun maka tim medis yang nanti memberi rekomendasi.
“Nanti pihak medis yang rekomendasi apakah yang bersangkutan kami harus rawat rujuk keluar atau model bagaimana nanti kami akan koordinasi dengan pihak yang menahan AGK dalam hal ini KPK,” terangnya.
“Kami lihat beliau (AGK) cuma tidur-tidur. Dan betul, jadi sampai sekarang ini yang bersangkutan kalau buang air memang masih ada bantuan orang lain,” sambungnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!