Lebih lanjut Kapolres Halteng juga mengajak semua tim pemenangan agar bersama-sama menghilangkan stigma negatif khususnya di wilayah Patani, yang identik dengan konflik sosial saat momen politik baik Pemilu maupun Pilkada. “Dari pertemuan tadi kita semua sepakat dan berkomitmen untuk Pilkada tahun ini kita wujudkan Patani Damai, Patani Aman,” ujar Aditya.
Terkait dengan lokasi kegiatan kampanye akbar, Kapolres Halteng juga menyampaikan bahwa lokasi kampanye sudah disepakati dan ada aturan yang sudah dikeluarkan oleh KPU sehingga dimanapun kegiatan kampanye selama sesuai dengan aturan yang ada, menjadi tanggung jawab kepolisian untuk mengamankan.
Ia menegaskan, kepada pihak yang mencoba membuat pesta demokrasi ini menjadi tidak kondusif, Polres Halteng akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan hukum atau pelaporan kepada Bawaslu di sentra Gakkumdu.
Kapolres Halteng juga mengapresiasi kepada tim pemenangan paslon nomor 2 yang memindahkan lokasi kampanye di pendopo luar lapangan bola Tepeleo Batu Dua.
“Jadi untuk pemindahan lokasi itu, bukan karena permintaan atau perintah Polres Halteng melainkan keputusan dari tim pemenangan paslon 02 dengan memperhatikan pertimbangan situasi kamtibmas,” tambah Aditya.
Saat ini situasi kamtibmas sudah kondusif. Meski begitu, personel dari Polres Halteng, Kompi Brimob dan BKO Samapta Polda Maluku Utara serta personel TNI dari jajaran Kodim 1512/Weda masih bersiaga dan melakukan patroli dialogis 1×24 jam untuk memastikan keamanan dan ketertiban berlangsung kondusif dan aktivitas warga kembali normal. (RJ/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!