Monang menyebutkan, ada sekitar separuh lebih atau 200 personel dari 500 jumlah personel Polres 10 kabupaten/kota yang diterjunkan dalam pengamanan Pilkada mulai dari tahap pendaftaran hingga kampanye.
“Kampanye kemarin sudah ada personel Polda yang digeser ke setiap polres kabupaten/kota. Untuk tahap pencoblosan nanti, kita utamakan personel bergeser untuk pengamanan Tempat Pemungutan Suara atau TPS,” ujar Kombes Pol. Monang.
Terkait tingkat kerawanan Pilkada, Polda Maluku Utara tetap memberikan atensi kepada semua kabupaten/kota melalui jajarannya di Polres. Sebab dalam pemetaan ini tidak ada yang tidak rawan, semua daerah dikondisikan sama.
“Standarnya kita atensi semua, karena setiap Polres itu kita arahkan Kapolres untuk memetakan kerawanannya. Setengah rawan, kurang rawan dan rawan. Alhamdulilah sampai saat ini terpantau masih aman. Untuk pengamanan debat sendiri kita ikuti jadwal dari KPU,” pungkasnya. (Riv/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!