Ia menambahkan bahwa meski sudah banyak yang dilakukan oleh Pemprov Malut, tuntutan masyarakat masih sangat besar, sehingga komunikasi yang lebih baik dan interaksi yang terbuka menjadi kunci untuk meningkatkan pembangunan kedepannya.
“Kita harus terus membuka ruang dialog yang lebih baik agar bisa lebih terarah dalam pembangunan ke depan,” lanjutnya.
Terkait arah pembangunan ke depan, Samsuddin mengungkapkan bahwa Pemprov Malut telah menyiapkan rencana teknokratik dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Namun, penyusunan final RPJMD akan bergantung pada visi dan misi gubernur terpilih. “Kami sudah menyiapkan RPJMD berdasarkan kerangka teknokratik. Nantinya, visi dan misi gubernur terpilih akan menjadi dasar penyusunan RPJMD final,” ungkapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!