“Kita akan terus membangun Sofifi meski belum menjadi daerah otonom, dan komunikasi yang baik antara Pemprov dan masyarakat akan sangat penting dalam proses ini,” jelasnya.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa pemekaran wilayah masih terhambat oleh moratorium pemerintah pusat yang membatasi proses pemekaran wilayah baru. “Jika moratorium dibuka, kami siap mendorong aspirasi pemekaran. Tapi sampai saat ini, kita masih harus menunggu keputusan lebih lanjut dari pemerintah pusat,” tutup Samsuddin. (RS/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!