Ia menyebutkan, Bappeda adalah rohnya APBD, finalisasi dari semua program dan terkonfirmasi dari Bupati sampai ke OPD. Maka pejabat yang dipercayakan sebagai Kepala Bappeda harus fokus menyelesaikan tugas tersebut.
“Sebagai pejabat Pemda jabatan yang dipegang itu adalah indikatornya ketuntasan dalam bertugas, jika bicara soal ketuntasan maka dia harus konsentrasi full terhadap OPD yang dipimpinnya,” ujar Sahril.
Dengan adanya dua jabatan yang pimpin oleh Hernefer, kata Sahril, secara manusiawi ini akan terbagi dan dipastikan ada program yang nantinya tidak tuntas. “Jadi pasti ada, kedepannya ada program yang tidak dituntaskan, hal ini harus dipertimbangkan oleh Bupati, agar Bappeda ini bisa menjalankan program Pemda Halut dengan baik,” tandas politisi Hanura ini.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!