Kadafi mengungkapkan, peristiwa pencabulan ini diduga melibatkan tiga orang pelaku, salah satunya adalah paman korban. “Mereka bertiga berinisial JD alias Jalil, PS alias Pati dan LL atau Laode. Ketiganya melancarkan aksi bejat, atau pencabulan kepada korban itu jumlahnya bervariasi,” ungkapnya.
Kadafi bilang, salah satu dari pelaku, yaitu inisial JD, alias Jalil adalah tokoh agama atau Imam desa setempat, sementara paman korban yakni Pati, dan Laode merupakan warga setempat.
Aksi pencabua ini baru terbongkar setelah di waktu yang sama orang tua dari korban mencari korban dan menemukanya di salah satu rumah warga Desa Galao bersama ketiga pelaku pada tanggal 30 April 2024.
“Setelah diketahui, pelaku LL mengungkapkan kalau pelakunya tidak hanya dia saja akan tetapi ada dua pelaku lainnya, yaitu Imam Galao dan paman korban inisial PS alias Pati. Para pelaku ada yang melakukan sudah tiga kali ada pula yang lebih dari tiga kali. Atas perbuatan tiga orang pelaku ini, klien kami yang masih dibawah umur itu mengalami trauma dan psikologinya terganggu,” katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!